Category: Fiqih

0

Benarkah Muntah dengan Sengaja Membatalkan Puasa?

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Benarkah Ijma’ Ulama Muntah dengan Sengaja Membatalkan Puasa? Al-Imam Ibnul Mundzir dan Al-Khattabi rahimahumallah telah menukil ijma’ bahwa muntah dengan sengaja membatalkan puasa.[1] Akan tetapi penukilan ijma’ tersebut kurang tepat...

0

Rincian Pembatal Puasa Terkait Makan dan Minum, dan Beberapa Pembatal Puasa Kontemporer

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Makan dan minum dengan sengaja membatalkan puasa dan termasuk dosa besar, berdasarkan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’ (kesepakatan ulama). Allah ta’ala berfirman, وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ...

0

Syarat-syarat Batalnya Puasa

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Semua pembatal puasa selain haid dan nifas tidaklah membatalkan puasa seseorang kecuali dengan tiga syarat: Syarat Pertama: Memiliki Ilmu tentang Dua Perkara Pertama: Ilmu tentang hukumnya, yaitu mengetahui bahwa makan,...

0

Ringkasan Pembatal-pembatal Puasa yang Disepakati Ulama

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Pertama: Makan dan Minum Allah ta’ala berfirman, وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّواْ الصِّيَامَ إِلَى الَّليْلِ “Dan makan minumlah hingga terang bagimu...

0

Rincian Permasalahan Niat Puasa

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Pertama: Makna Niat Makna niat secara bahasa adalah bermaksud (القصد). Adapun secara istilah adalah, العزم على فعل العبادة تقربا إلى الله تعالى “Bertekad untuk melakukan ibadah dalam rangka mendekatkan diri...

0

Rukun-rukun Puasa

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Rukun Pertama: Niat Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, إنَّمَا الأعْمَالُ بَالْنيَاتِ، وَإنَّمَا لِكل امرئ مَا نَوَى “Sesungguhnya amalan-amalan manusia tergantung niat, dan setiap orang mendapatkan balasan sesuai niatnya.” [HR. Al-Bukhari dan...

0

Hukum-hukum Puasa bagi Musafir

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Pertama: Keringanan bagi Musafir Musafir, orang yang melakukan perjalanan jauh dibolehkan berbuka dan tidak diwajibkan berpuasa, berdasarkan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’. Allah ta’ala berfirman, فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ...