LARANGAN BERJABAT TANGAN DAN BERSENTUHAN DENGAN LAWAN JENIS

LARANGAN BERJABAT TANGAN DAN BERSENTUHAN DENGAN LAWAN JENIS

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

لَأنْ يُطعَنَ في رأسِ أحدِكم بمِخيَطٍ من حديدٍ خيرٌ لهُ مِنْ أن يَمَسَّ امرأةً لا تَحِلُّ لهُ

“Sungguh, ditusuknya kepala seorang dari kalian dengan jarum besi, lebih baik baginya dibanding menyentuh seorang wanita yang tidak halal baginya.” [HR. Ath-Thabrani dalam Al-Kabir dari Ma’qil bin Yasar radhiyallahu’anhu, Shahihul Jaami’: 5045]

#BEBERAPA_PELAJARAN:

1) Haramnya bersentuhan antara laki-laki dan wanita yang bukan suami istri atau tidak memiliki hubungan mahram, apakah dengan berjabat tangan maupun menyentuh anggota tubuh yang lainnya, apalagi berciuman, berpelukan dan berzina…!

2) Tentunya diperkecualikan apabila dalam kondisi darurat dan hanya dilakukan sesuai kebutuhan, seperti seorang laki-laki menolong wanita yang sedang kecelakaan dan lain-lain.

3) Kewajiban menjauhi sebab-sebab yang dapat mengantarkan kepada zina, baik dengan menyentuh, memandang, bercampur baur hingga berdua-duaan.

4) Celaan yang keras dalam hadits ini menunjukkan bahwa menyentuh wanita yang bukan mahram adalah termasuk dosa besar, sebagaimana yang dijelaskan oleh Asy-Syaikh Abdul Muhsin Al-‘Abbad hafizhahullah dalam tanya jawab pelajaran Syarhu Sunan Abi Daud rahimahullah.

5) Keindahan, keistimewaan dan kelengkapan syari’at Islam yang mengatur segala urusan manusia termasuk adab-adab pergaulan antara lawan jenis, menetapkan syari’at yang mendatangkan kemaslahatan dan menutup pintu-pintu kejelekan.

Sumber:

https://web.facebook.com/taawundakwah/posts/2149855068580626

https://web.facebook.com/taawundakwah/posts/2149855068580626

⛔ LARANGAN BERJABAT TANGAN DAN BERSENTUHAN DENGAN LAWAN JENIS✅ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam…

Posted by Sofyan Chalid bin Idham Ruray on Sunday, June 25, 2017

Larangan Menyentuh dan Berjabat Tangan Antara Lawan Jenis

 

📋 KETIKA MATA HARUS TERUS BERPUASA

Al-Imam Waki’ rahimahullah berkata,

خرجنا مع الثوري في يوم عيد، فقال : إن أول ما نبدأ به في يومنا هذا غض البصر

“Kami keluar bersama Sufyan Ats-Tsauri di hari raya, maka beliau berkata: Sesungguhnya pertama yang akan kita lakukan di hari raya kita ini adalah menundukkan pandangan (dari kaum wanita).” [Al-Hilyah, 7/24]

Al-Imam Hassan bin Abi Sinan keluar untuk shalat ‘ied di Hari Raya, tatkala ia pulang ke rumah, istrinya bertanya,

كَمْ مِنَ امْرَأَةٍ حَسْنَاءَ قَدْ رَأَيْتَ؟

Berapa banyak wanita cantik yang telah engkau lihat?

Maka beliau menjawab,

واللهِ مَا نَظَرْتُ إِلّا فِي إِبْهَامِي مُنْذُ خَرَجْتُ مِنْ عِنْدِكَ إِلَى أَنْ رَجَعْتُ إِلَيْكِ

“Demi Allah, aku tidak melihat apapun kecuali ibu jariku sejak aku keluar dari sisimu sampai aku kembali lagi kepadamu.” [At-Tabshirah karya Ibnul Jauzi, 1/131]

Sumber: https://www.instagram.com/p/BkB5cmIBt5S/

YOUTUBE
http://bit.ly/sofyanruray
INSTAGRAM
http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah
TELEGRAM
http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid
FACEBOOK
www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah
TWITTER

WEBSITE
www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com
ANDROID
http://bit.ly/androidsofyanruray
GROUP WA
08111377787

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *